Ziarah dan Doa Bersama di Makam Leluhur Dalam Rangkaian Acara Bersih Desa di Desa Beji, Kota Batu

  • May 17, 2025
  • joko arief

Beji, Kota Batu — Menjelang puncak acara Bersih Desa atau Selamatan Desa yang akan digelar pada Senin, 19 Mei 2025 mendatang, Kepala Desa Beji, Deny Cahyono, bersama seluruh jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Beji melaksanakan kegiatan ziarah dan doa bersama di makam leluhur desa. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu pagi, 17 Mei 2025, dan menjadi salah satu rangkaian penting yang rutin dilakukan setiap tahun dalam tradisi Bersih Desa di wilayah Desa Beji.

Ziarah ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur dan pendiri Desa Beji yang telah meletakkan dasar kehidupan masyarakat yang rukun, makmur, dan penuh nilai budaya. Prosesi dimulai dengan pembacaan tahlil, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dan diikuti oleh perangkat desa serta beberapa tokoh masyarakat.

Kepala Desa Beji, Deny Cahyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya simbolis, melainkan juga sebagai pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan kepada masyarakat desa.

“Ziarah makam leluhur ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun menjelang Bersih Desa. Ini adalah bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kami kepada para pendahulu yang telah membangun Desa Beji. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan membawa keberkahan untuk kita semua,” ujar Deny.

Bersih Desa sendiri merupakan tradisi tahunan yang telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Desa Beji. Selain sebagai ajang pelestarian budaya, acara ini juga menjadi momen kebersamaan warga, memperkuat tali silaturahmi, serta sarana untuk berdoa memohon keselamatan dan kelimpahan rezeki.

Puncak acara Bersih Desa Beji dijadwalkan berlangsung pada Senin, 19 Mei 2025, dengan berbagai kegiatan adat dan hiburan rakyat yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Rangkaian acara tersebut mencerminkan semangat gotong royong, kekeluargaan, dan kecintaan terhadap warisan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan.

 

Penulis & Editor : Joko Arif / KIM PLANET BEJI